CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS �

Rabu, 03 Juni 2009

4.Sistem Sirkulasi (Circulating System)

1. TEORI DASAR

Tujuan utama dari sistem sirkulasi pada suatu operasi pemboran adalah untuk mensirkulasikan fluida pemboran (lumpur bor) ke seluruh sistem pemboran, sehingga lumpur bor mampu mengoptimalkan fungsinya.

Sistem sirkulasi pada dasarnya terdiri dari empat komponen, yaitu :
1. Fluida pemboran (lumpur bor),
2. Tempat persiapkan ,
3. Peralatan sirkulasi, dan
4. Conditioning area.

2. LUMPUR PEMBORAN (DRILLING FLUID, MUD)

Fluida pemboran merupakan suatu campuran cairan dari beberapa komponen yang dapat terdiri dari : air (tawar atau asin), minyak, tanah liat (clay), bahan-bahan kimia, gas, udara, busa maupun detergent. Di lapangan fluida dikenal sebagai "lumpur" (mud).

Lumpur pemboran merupakan faktor yang penting serta sangat menentukan dalam mendukung kesuksesan suatu operasi pemboran. Kecepatan pemboran, efisiensi, keselamatan dan biaya pemboran sangat tergantung pada kinerja lumpur pemboran.

Fungsi lumpur dalam suatu operasi pemboran antara lain adalah sebagai berikut :

1. Mengangkat cutting ke permukaan.
2. Mendinginkan dan melumasi bit dan drill string.
3. Memberi dinding lubang bor dengan mud cake.
4. Mengontrol tekanan formasi.
5. Membawa cutting dan material-material pemberat pada suspensi bila sirkulasi lumpur dihentikan sementara.
6. Melepaskan pasir dan cutting dipermukaan.
7. Menahan sebagian berat drill pipe dan cutting (bouyancy efect).
8. Mengurangi effek negatif pada formasi.
9. Mendapatkan informasi (mud log, sampel log).
10. Media logging.

2.1. Komposisi lumpur pemboran.

Komposisi lumpur pemboran ditentukan oleh kondisi lubang bor dan jenis formasi yang ditembus oleh mata bor.

Ada dua hal penting dalam penentuan komposisi lumpur pemboran, yaitu :
• Semakin ringan dan encer suatu lumpur pemboran, semakin besar laju penembusannya.
• Semakin berat dan kental suatu lumpur pemboran, semakin mudah untuk mengontrol kondisi dibawah permukaan separti masuknnya fluida formasi bertekanan tinggi (dikenal sebagai "kick"). Bila keadaan ini tidak dapat diatasi maka akan menyebabkan semburan liar (blowout).

Selasa, 02 Juni 2009

SISTEM SIRKULASI

1. TEORI DASAR
Tujuan utama dari sistem sirkulasi pada suatu operasi pemboran adalah untuk mensirkulasikan fluida pemboran (lumpur bor) ke seluruh sistem pemboran, sehingga lumpur bor mampu mengoptimalkan fungsinya.Sistem sirkulasi pada dasarnya terdiri dari empat komponen, yaitu :1. Fluida pemboran (lumpur bor),2. Tempat persiapkan ,3. Peralatan sirkulasi, dan4. Conditioning area.2. LUMPUR PEMBORAN (DRILLING FLUID, MUD)Fluida pemboran merupakan suatu campuran cairan dari beberapa komponen yang dapat terdiri dari : air (tawar atau asin), minyak, tanah liat (clay), bahan-bahan kimia, gas, udara, busa maupun detergent. Di lapangan fluida dikenal sebagai "lumpur" (mud).Lumpur pemboran merupakan faktor yang penting serta sangat menentukan dalam mendukung kesuksesan suatu operasi pemboran. Kecepatan pemboran, efisiensi, keselamatan dan biaya pemboran sangat tergantung pada kinerja lumpur pemboran.Fungsi lumpur dalam suatu operasi pemboran antara lain adalah sebagai berikut :1. Mengangkat cutting ke permukaan.2. Mendinginkan dan melumasi bit dan drill string.3. Memberi dinding lubang bor dengan mud cake.4. Mengontrol tekanan formasi.5. Membawa cutting dan material-material pemberat pada suspensi bila sirkulasi lumpur dihentikan sementara.6. Melepaskan pasir dan cutting dipermukaan.7. Menahan sebagian berat drill pipe dan cutting (bouyancy efect).8. Mengurangi effek negatif pada formasi.9. Mendapatkan informasi (mud log, sampel log).10. Media logging.2.1. Komposisi lumpur pemboran.Komposisi lumpur pemboran ditentukan oleh kondisi lubang bor dan jenis formasi yang ditembus oleh mata bor.Ada dua hal penting dalam penentuan komposisi lumpur pemboran, yaitu :• Semakin ringan dan encer suatu lumpur pemboran, semakin besar laju penembusannya.• Semakin berat dan kental suatu lumpur pemboran, semakin mudah untuk mengontrol kondisi dibawah permukaan separti masuknnya fluida formasi bertekanan tinggi (dikenal sebagai "kick"). Bila keadaan ini tidak dapat diatasi maka akan menyebabkan semburan liar (blowout).

Tips supaya komputer bersih dan sehat....


http://tips.dennyhalim.com/2006/10/komputer-bersih-komputer-sehat.html


Senin, 01 Juni 2009

Waktu Peresmian Transfer Kaka Telah Ditentukan

Kaka telah semakin dekat untuk resmi menjadi pemain baru Real Madrid.

Kaka, Milan (PA)


Rencana pembelian Kaka oleh Real Madrid sepertinya akan segera diresmikan dalam waktu dekat dengan adanya laporan dari media Italia dan Spanyol mengenai dua waktu penting transfer tersebut.

Sky Sport Italia melaporkan kalau pengumuman resmi kepindahan Kaka ke Madrid akan dikeluarkan pada pukul 7 malam waktu Brasil atau tengah malam di Eropa hari ini. Sumber itu menambahkan kalau semuanya akan tergantung pada pembicaraan telepon antara Kaka dan Silvio Berlusconi malam ini.

Pada pembicaraan itulah akan diambil keputusan akhir mengenai penjualan Kaka dan bila semuanya lancar maka pengumuman resmi dapat dikeluarkan.

Rencananya, Kaka akan mengadakan konferensi pers di Brasil setelah pengumuman dikeluarkan dan pihak Rossoneri dan Madrid juga akan mengeluarkan pernyataan di waktu yang sama untuk mengkonfirmasinya.

Marca lebih jauh malah telah menyebutkan 30 Juni sebagai tanggal diperkenalkannya Kaka sebagai pemain resmi Los Merengues. Ia dijadwalkan akan terbang ke Paris pada 29 Juni dan kemudian menuju Madrid.

Walau Kaka berpeluang besar untuk meninggalkan Milan, masih ada peluang bagi para suporter Rossoneri untuk berharap ia akan tetap bertahan di San Siro satu musim lagi sesuai dengan pernyataan sebelumnya kalau ia masih mau bermain bagi Milan.

Rabu, 27 Mei 2009


Geologi minyak bumi

Geologi minyak bumi adalah salah satu cabang ilmu geologi untuk mengetahui keberadaan minyak bumi di bawah tanah, kemudian mengeksplorasi dan memproduksinya. Secara umum ada dua jenis geologi minyak bumi, yaitu geologi eksplorasi minyak bumi yang mencakup pencarian minyak bumi dan geologi produksi minyak bumi. Produksi minyak bumi dalam bidang perminyakan bukan diartikan untuk membuat minyak bumi, tetapi hanyalah membuat fasilitas untuk mengalirkan minyak bumi dari bawah tanah ke atas permukaan tanah, dengan menggunakan pemboran dan pompa-pompa.

Teori keberadaan minyak bumi ada dua buah, yaitu teori organik dan teori anorganik. Teori organik sekarang ini banyak dianut oleh para ahli geologi, dimana minyak bumi dipercayai dihasilkan oleh sisa-sisa organisma yang sudah mati berjuta-juta tahun yang lalu. Sedangkan teori anorganik kebanyakan berkembang di Eropa Timur dan Rusia di mana para ahli mempercayai bahwa minyak bumi dapat dihasilkan bukan dari bahan organik. Prinsip geologi minyak bumi yang sekarang umum dipakai adalah teori organik sehingga minyak bumi sering disebut bahan bakar fosil. Bila teori anorganik terbukti, maka akan muncul lagi sumber-sumber minyak bumi yang selama ini belum dieksplorasi.